Dibuat Berantakan Ruangan Sutan

Anggota Fraksi Partai Demokrat Sutan Bathoegana mengaku tak mengenal siapa yang datang ke ruangannya di lantai 9, Gedung Nusantara I, DPR, Jakarta, sambil marah-marah.  Berdasarkan keterangan saksi mata, seorang staf anggota dewan di F-PD, Hasyim tampak emosi saat mencari Sutan. Sambil berteriak Hasyim menyebut dirinya adik Muhammad Nazaruddin, bekas Bendahara Umum Demokrat yang kini jadi terdakwa kasus suap Wisma Atlet. Jika yang datang mengaku bernama Hasyim, Sutan mengaku mengenal orang tersebut sebagai adik Muhammad Nazaruddin. ”Kalau Hasyim adiknya Nazaruddin saya kenal. Saya kan kenal Nazaruddin, saya juga kenal saudaranya,” kata Sutan di DPR, Jakarta.

Menurutnya, Hasyim berperawakan mirip dengan Nazaruddin. Hanya saja kulitnya putih dan memiliki tubuh pendek. Saat masuk ke ruangan Sutan, Hasyim bahkan menggebrak mesin printer yang ada di ruangan. ”Mana Sutan, telepon suruh kesini, suruh bayar utang. Anda jangan macam-macam,” sebut staf anggota dewan itu menirukan gertakan Hasyim. Menurutnya hanya Hasyim yang masuk ke ruang kerja Sutan, sementara Akbar Hanafi hanya menunggu di depan pintu. Ketika kegaduhan terjadi sejumlah petugas keamanan fraksi langsung menghampiri. Saat hendak diamankan, Hasyim melawan. Akbar juga berusaha membantu Hasyim. “Hasyim langsung lari ke ruang Jhonny Allen Marbun, di ruang itu ada Nasir,” tuturnya.

Sutan tak mengetahui apa motif dari orang tersebut mendatangi ruangannya. Ia pun tak ingin beranda-andai alasan apa yang melatarbelakai kejadian tersebut. Sutan mengaku mengetahui ruangannya diacak-acak dari pemberitaan di media. “Saya tak mengerti, tanya saja langsung ke orangnya,” ujarnya.

Mari Elka Pangestu Rombak Struktur Kementerian Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu menyatakan akan segera merombak ulang dan mereorganisasi strukur kementerian yang baru dipimpinnya. “Dengan berubahnya nama kementerian menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, maka perlu ada reorganisasi,” kata Menparekraf, Mari Elka Pangestu, dalam silaturahmi dan perkenalan dengan wartawan di Jakarta.

Ia mengatakan, pada dasarnya belum ada ketetapan hukum secara kelembagaan, sehingga reorganisasi struktur kelembagaan akan menjadi program jangka pendek yang akan dilakukannya. Dengan berpindahnya koordinasi sektor kebudayaan ke kementerian lain dan ditambahkannya sektor ekonomi kreatif di bawah koordinasinya, maka perlu direktorat jenderal yang baru yang menangani sektor tersebut. Sedangkan persoalan nama bagi direktorat jenderal bentukan baru itu akan dibahas kemudian, misalnya, ditjen Pengembangan Ekonomi Kreatif atau pilihan teknis nama yang lain.

Sementara itu, beberapa Direktorat yang ada dalam Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF), akan dipindahkan ke Kemendikbud, dan beberapa lagi tetap di Kemenparekraf. ”Ketetapan struktur dan anggaran masih digarap oleh kementerian dan lembaga terkait. Selain itu, ditjen pariwisata yang sudah ada tidak hanya semata fokus pada pengembangan pariwisata tapi juga dikombinasikan dengan ekonomi kreatif,” ungkap mantan menteri perdagangan itu.

Untuk struktur organisasi baru, Kemenparekraf berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dalam konteks anggaran, masih dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bapennas), serta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). “Masalah anggaran ini sangat mendesak. Karena saya berharap, sektor ekonomi kreatif sudah berjalan mulai per 1 Januari 2012. Rencana Strategis Kementerian (Renstra) akan selesai sebelum akhir tahun ini, agar program pariwisata dan ekonomi kreatif berjalan sinergi dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.

Di dalam industri kreatif terdapat 14 subsektor mencakup arsitektur, desain, fesyen, kerajinan, penerbitan dan percetakan, televisi dan radio, musik, periklanan, film-video dan fotografi, layanan komputer dan peranti lunak, permainan interaktif, pasar dan barang seni, seni dan pertunjukan, serta riset dan pengembangan. Berdasarkan klasifikasi itu ada beberapa subsektor yang terkait langsung dengan kepariwisataan, seperti kerajinan dan seni pertunjukan.

1.000 Mawar untuk Jokowi-Ahok

Para pendukung pasangan Jokowi-Ahok tak pernah kehabisan ide kreatif untuk menggalang dana dan mendukung bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur tersebut. Setelah sukses dengan penjualan kemeja kotak-kotak, kalangan mahasiswa dan relawan Jokowi-Ahok juga menjual 1.000 mawar merah. Penjualan ini dilakukan saat acara nonton bareng Jokowi-Ahok di XXI Taman Ismail Marzuki. ”Mawar ini kan simbol romantis. Biasa anak muda, jadi kami ingin Pak Jokowi-Ahok juga dapat membawa semangat romantis dalam artian membawa kedamaian bagi Jakarta. Politik yang damai. Kami lelah melihat Jakarta yang saat ini,” ujar Ima, salah satu mahasiswa yang mengurus penjualan mawar tersebut.

Mereka berjualan mawar di pintu masuk XXI. Di depan keranjang mawar itu terdapat tulisan “1.000 Mawar untuk Jakarta Baru”. Satu mawar dijual dengan haga Rp 10.000. Hari ini, bunga mawar yang disiapkan mencapai 400 tangkai. Jika kurang, kata Ima, maka persediaan akan ditambah lagi. ”Ini akan kami jual sampai tanggal 21 April nanti, saat bincang-bincang Pak Jokowi-Ahok dengan kalangan muda,” kata dia.

Sementara itu, seorang ibu bernama Nisa tampak membeli empat mawar. Ia menyatakan sangat menyukai sosok Jokowi-Ahok yang tampak memiliki jiwa muda dalam kepemimpinannya. “Ini mawar, mau saya kasih ke Pak Jokowi dan Pak Ahok,” kata Nisa.

Daftar ke KPU, Jokowi-Ahok Tumpangi Kopaja

Tim PDI-P dan Gerindra bersama 24 partai koalisi telah mulai mengarak pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menuju tempat pendaftaran di Kantor KPU DKI Jakarta. Kedua pasangan calon, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih menumpang kendaraan umum pilihan kebanyakan warga Jakarta menuju tempat pendaftaran. Saat keluar dari Kantor DPD PDI-P DKI Jakarta, Jokowi dan Ahok memilih tidak menggunakan kendaraan yang digunakan keduanya saat datang.

Keduanya tiba-tiba memilih menaiki sebuah Kopaja yang telah dipenuhi kader PDI-P. Pilihan itu langsung mendapat sambutan meriah para pendukung yang hadir di sekitar lokasi. Mereka terlihat lebih bersemangat berkat kehadiran Jokowi dan Ahok di antara mereka.

Saat Kopaja 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan bernomor polisi B 7216 EL itu beranjak, beberapa pengurus teras DPP PDI-P lainnya ikut memasuki Kopaja 612 lain yang berada di belakangnya. Mereka antara lain, Boy Sadikin dan Ribka Tjiptaning. Menurut rencana, arak-arakan itu akan melintasi Pasar Rumput menuju Kantor KPU DKI Jakarta di Jakarta Pusat.

PDI Perjuangan Siap Jika Ada Masyarakat Yang Menggugat Pasal 7 Ayat 6a UU

PDI Perjuangan menilai mekanisme DPR dalam memutuskan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) itu tidak benar. Dan sekarang semua elemen masyarakat sudah ajukan ke MK. Tapi tidak ada konfermasi yang menjelaskan kalau  PDI Perjuangan akan ikut mengajukan pasal itu ke MK.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo mengungkapkan pihaknya akan siapkan data jika ada elemen masyarakat yang ingin menggugat Pasal 7 ayat (6) A UU APBN Perubahan 2012 ke Mahkamah Konstitusi. Tjahjo hanya menjelaskan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membatalkan Pasal 28 ayat (2) dan (3) UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas yang mengatur harga minyak Indonesia mengikuti harga pasar.

DPR awalnya mengagendakan bahwa kenaikan BBM ini disetujui atau tidak atas rencana pemerintah. Ternyata, dalam Paripurna, DPR sepakat penambahan pada Pasal 7 ayat (6) UU APBN 2012. Pasal ini melarang Pemerintah menaikkan harga BBM. Tapi, penambahan  pasal itu, Pasal 7 ayat (6) A, malah memberikan celah bagi Pemerintah untuk menaikkan atau menurunkan harga eceren BBM bersubsidi kapan saja dalam kurun waktu enam bulan apabila rata-rata kenaikan atau penurunan rata harga minyak Indonesia (ICP) mencapai angka 15 persen. Sejumlah kalangan menilai ayat tambahan ini justru menyerahkan harga BBM kepada harga pasar.

Hal ini mengkhawatirkan kalau pemerintah akan terjebak. Tapi yang dihaparkan jika pemerintah yakin akan opsinya, ya silakan saja, karena itu adalah hak pemerintah. Dan PDI Perjuanagan berharap pemerintah tidak ikut mengambil keuntungan dari Pasal 7 ayat 6a ini UU APBN ini.

Koalisi tak Biarkan Demokrat Ambil Untung Kenaikan BBM

Pengalaman Pemerintahan SBY dan Partai Demokrat menaikkan bahan bakar minyak membuat suaranya anjlok tapi naik kembali dengan program bantuan langsung tunai, tak akan dibiarkan partai lain dan koalisi. Mereka tak membiarkan Demokrat untung sendiri.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia Adjie Alfaraby menilai, Demokrat pada 2005 lalu menaikkan BBM dan suaranya anjlok. Tapi popularitasnya menggurita pada 2008 dan 2009, dua kali menurunkan harga BBM, ditambah dua kali kucurkan BLT. ”Partai politik lain pasti tak akan membiarkan ini terjadi. Mereka akan bereaksi aktif soal BBM dan BLT. Mereka tak mau rugi dan tak rela hanya partai lain yang memeroleh keuntungan politik dari kebijakan ini,” ujar Adjie di Kantor LSI, Jakarta.

Menurut Adjie, menaikkan BBM dan mengucurkan BLT tak semata kebijakan publik pemerintah SBY. Di balik itu tersembunyi perhitungan politik masa depan Demokrat mendekati 2014. Ia meyakini kenaikan BBM diimbangi turunnya BLT menjadi isu paling hot jelang 2014. Menengok pada 2005, suara SBY dan Demokrat anjlok setelah menaikkan BBM. LSI mencatat Agustus 2005-Januari 2006, dukungan pada Demokrat dan SBY kurang lebih 5-10 persen. Tapi pada 2008-2009, petaka itu menjadi berkah. SBY menurunkan dua kali BBM dan dua kali mengucurkan BLT.

Makanya, pesaing Demokrat akan keras agar kenaikan BBM tidak terlalu tinggi. Pasalnya pemerintah SBY akan mendapat kesempatan menurunkan kembali harga BBM menjelang 2014 dan itu akan menguntungkan Demokrat karena dinilai paling berjasa. Survey LSI dari 5-8 Maret menunjukkan sebanyak 54.27 persen responden menyalahkan Demokrat karena kenaikan BBM. Tapi secara bersamaan, lebih banyak yang setuju dengan BLT yakni 54.36 persen. “Jika dijalankan, 54.36 persen publik menyatakan Demokrat berjasa,” terangnya.

Foke-Nara Berpotensi Menang Satu Putaran

Pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (Foke-Nara) masih menjadi pasangan terkuat tiga bulan menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012. Dari enam pasang bakal calon yang diperkirakan maju nanti, nama Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli masih unggul dengan 49,1 persen dalam survei yang dilakukan Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Peneliti Senior dari Citra Komunikasi LSI, Totok Izul Fattah, mengatakan bahwa dengan hasil yang muncul saat ini pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli berpotensi memenangkan Pilkada satu putaran saja. “Dari hasil survei ini masih ada 17,4 persen yang belum memutuskan. Jika dari angka tersebut berpindah ke pasangan Fauzi-Nara maka satu putaran sudah di tangan,” kata Totok, saat jumpa pers di Kantor LSI, Jalan Pemuda, Jakarta. Setelah pasangan Fauzi-Nara, calon terpopuler berikutnya adalah pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dengan perolehan 14,4 persen. Disusul nama Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini dengan 8,3 persen.

Kemudian, pasangan dari jalur independen yakni Faisal Basri-Biem Benyamin memperoleh 5,8 persen dan mengungguli Alex Noerdin-Nono Sampono yang hanya mendapat 3,9 persen. Sisanya sebesar 1,2 persen yang merupakan juru kunci dipegang oleh Hendardji Supandji-Ahmad Riza Patria. “Jadi dapat disimpulkan kalau pasangan Fauzi-Nara masih merupakan cagub dan cawagub yang paling didukung,” ujar Totok.

Survei ini dilakukan dari 26 Maret-1 April dengan metode Multistage Random Sampling. Hasil ini didapat dengan melakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terhadap 440 responden yang ada di Jakarta. “Responden ini diambil secara acak dari warga Jakarta yang sudah memiliki hak pilih,” tandasnya.

Nusron himbau unjuk rasa tidak anarkis

Nusron Wahid sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor menghimbau para pengunjuk rasa untuk tidak merusak fasilitas umum dan obyek vital negara, saat menyampaikan aspirasinya, yaitu menolak kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Hal ini lebih penting agar kegiatan ekonomi tetap berjalan normal. Pernyataan GP Ansor itu disampaikan sehubungan dengan rencana unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar pada hari Selasa, 27 Maret 2012. GP Ansor adalah badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Nusron Wahid, yang juga anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar mengatakan,”Kenaikan harga BBM  bersubsidi memang tidak dapat dihindarkan. Kalau tidak naik, nanti utang kita tambah banyak untuk, menutup defisit APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).”

Aspirasi para pengunjuk rasa adalah menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, yaitu bensin dan solar, Rp 1.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter.

“Kami dapat memahami kenaikan harga bensin dan solar memberatkan masyarakat yang rentan. Untuk itu pemerintah harus memberikan BLSM (bantuan langsung sementara masyarakat) dengan benar. Jangan menjadi obyek pencitraan partai,” ujar Nusron.

KPU Mesir kesampingkan 10 capres termasuk loyalis Mubarak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mesir pada Sabtu malam mengesampingkan 10 dari 23 calon presiden termasuk mantan Wakil Presiden Omar Suleiman dan Khairat El Shater, capres dari Ikhwanul Muslimin.

Pengesampingan para calon presiden (capres) itu karena dokumen yang mereka ajukan dalam pencalonan tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan, kata KPU.Pencalonan Omar Soleiman yang dikenal sebagai loyalis mantan Presiden Hosni Mubarak itu belakangan ini menjadi sorotan dan ditentang keras oleh pro reformasi.

Ikhwanul Muslimin dan kekuatan Islam lainnya menggelar unjuk rasa sejuta umat untuk menentang pencalonan loyalis Mubarak.Bahkan, parlemen Mesir dalam sidang darurat meloloskan undang-undang (UU) mengenai pelarangan terhadap para mantan pejabat tinggi di masa Mubarak untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden.

Kendati demikian, mantan Perdana Menteri, Ahmed Shafik, yang juga dianggap loyalis Mubarak, lolos dalam verifikasi KPU.Capres populer dari Ikhwanul Muslimin, Khairat El Shater, juga terhempas dari verifikasi karena dianggap tidak memenuhi syarat.Terhempasnya Shater dalam verifikasi itu sudah diprediksi sebelumnya. Oleh karena itu, Ikhwanul Muslimin mengajukan calon cadangan, yaitu Dr. Mohamed Moursi, Ketua Partai Hurriyah Wal Adalah — sayap politik Ikhwanul Muslimin.

Pengajuan capres cadangan itu karena Shater dipermasalahkan mengenai kasus hukumnya sebagai tahanan politik di masa Mubarak.Meskipun kasus hukum Shater telah memperoleh pengampunan dari Ketua Majelis Tertinggi Militer (SCAF) Mesir yang berkuasa, Mohamed Hussein Tantawi, namun dianggap belum cukup.

Para pakar hukum berargumen bahwa pemaafan tersebut tidak mengubah kasus sebagai tahanan, dan kasusnya dianggap selesai bila ditetapkan pengadilan.Shater melarikan diri dari penjara di saat revolusi yang menumbangkan rezim Mubarak pada awal tahun lalu. Shater belum merampungkan tujuh tahun penjara atas dakwaan pembentukan milisi anti-pemerintah Mubarak.

Selain, Shater dan Omar Soleiman, beberapa capres populer lainnya juga terhempas, antara lain, tokoh muda Ayman Nur, Hazem Saleh Abu Ismail, dan Murtada Mansour.Sementara itu, 13 capres yang lolos verifikasi termasuk mantan Sekjen Liga Arab Amar Moussa dan Abdel Moiem Abul Fatuh akan bertarung dalam pemilihan presiden yang tahap awalnya dijadwalkan berlangsung pada 23 dan 24 Mei.

Hasil Survei LSI Kagetkan Nasdem

Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella mengatakan, hasil survei LSI dianggap cukup mengagetkan sekaligus menjadi bukti akan kerja keras partai Nasdem selama ini. “Survei ini mengagetkan, dan kami menganggapnya ini adalah hasil kerja keras seluruh kader Nasdem,” kata Patrice.

Seperti diketahui, Partai NasDem menempati urutan keempat dalam Lembaga Survei Indonesia (LSI) jika pemilihan umum dilaksanakan saat ini. Total 5,9 persen suara akan diraup oleh Nasdem, mengungguli partai-partai lain yang memiliki kursi di DPR seperti PKB, PPP, PKS, Gerindra, PAN, dan Hanura.

Meski begitu, ntuk meraih pencapaian yang lebih baik di tahun 2014 mendatang, Nasdem akan terus meningkatkan kerja kerasnya u. “Kami menargetkan meraih 15 persen suara di pemilu 2014, dan kami lihat hasil survei sekarang sudah mulai naik. Saya mengajak kader NasDem di manapun untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik,” ujar Patrice.

Dikatakan Patrice, suara-suara kaum muda memang menjadi bidikan partai NasDem karena memang merupakan jumlah pemilih terbesar di 2014 mendatang. “42 persen pemilih di 2014 adalah anak-anak muda berusia 25 hingga 40 tahun, dan partai NasDem berharap dapat meraih simpati anak muda ini,” katanya.

Dikatakan Patrice hingga saat ini jumlah kader NasDem telah mencapai enam juta kader. “Di akhir tahun 2012 kami menargetkan angka 10 juta kader dan di 2013 kami memiliki 20 juta kader, itu target kami,” katanya.